Catatan Afiqi

"Lihatlah aktivitas air terjun yang selalu deras tiada henti, sederas kita dalam menuntut ilmu sampai mati." (Afiqie Fadhihansah)

Melepas Penat di Malioboro

Jika berkunjung kekota Yogyakarta, maka liburan Anda belum lengkap jika belum mengunjungi Malioboro. Banyak wisatawan yang menyempatkan berkunjung ketempat ini, karena terkenal dengan souvenir unik dan penginapan yang murah. Tersedia banyak hotel murah di Malioboro Yogyakarta ini. Ditambah lagi banyak pedagang yang berjualan baju dan makanan tradisional khas Yogyakarta.

Malioboro adalah sebuah jalan yang terletak di garis imajine rkota Yogyakarta. Selain Malioboro ada dua jalan lagi yang segaris lurus dengannya, yaitu jalan Margo Utomo dan jalan Margo Mulyo. Maliorobo sendiri berasal dari bahasa sanksekerta yang berarti karangan bunga. Sebab di masalalu jalan ini pasti dipenuhi oleh banyak karangan bunga jik aKeraton Yogyakarta mengadakan acara besar. Jalan Malioboro ini didirikan saat pendirian awal Keraton Yogyakarta.

Daya tarik lainnya dari Malioboro adalah perpaduan arsitekturnya yang khas. Kawasan wisata ini menggabungkan arsitektur khas kolonial Belanda, berpadu dengan bangunan komersial China dan gaya kontemporer saat ini. Itu semua tak lepas sejarah masalalunya. Malioboro pernah menjadi pusat perdagangan antara bangsa China dan Belanda.

Untuk menjangkau daerah Malioboro ini pun tidaklah susah. Dari stasiun Lempuyangan, Anda cukup naik becak atau andong saja. Dan Anda pun bisa sampai di Malioboro. Jika dari Bandara Adisucipto, bisa naik Trans Jogja dengan cukup membayar tiket seharga Rp 3.500 saja.

Sesampainya di Malioboro Anda terlebih dahulu bisa mengistirahatkan badan di penginapan yang banyak tersedia disana. Dengan berjalan kakipun, dengan mudahnya Anda bisa menemukan penginapan di Yogyakarta yang berada di kawasan ini. Untuk para traveler yang mengejar harga murah, bisa menyewa penginapan di gang sekitar malioboro. Ada pula penginapan yang mewah dan cukup mahal.

Salah satu hotel di kawasanwisataMalioboro (piknikasik.com)
Puas beristirahat, Anda bisa melanjutkan perjalanan untuk menyusuri kawasan belanja di Malioboro. Banyak pedagang yang menggelar dagangannya di sepanjang jalan Malioboro ini. Dan dengan mudahnya dapat ditemukan kaos murah, batik khas Yogyakarta, blankon, souvernir, tas, dan cinderamata lainnya. Dan takperlukhawatir, semuabisaAndaperolehdenganharga yang terjangkau.
Pusatwisata belanja di Malioboro (souvenirindonesia.we.id)
Dalam kesehariannya, tidak hanya wisatawan lokal yang datang menghampiri kawasan Malioboroini. Wisatawan mancanegara pun rela datang jauh-jauh dari negaranya untuk menikmati suasana di Yogyakarta. Ada juga beberapa wisatawan asing yang menjadikan Malioboro sebagai tempat transit untuk mengunjungi tempat wisatalainnya seperti Candi Prambanan dan beberapa gunung di daerah Jawa.
Suasana asrinya kawasan wisata Malioboro (anekatempatwisata.com)
Anda pun bisa menikmati beragam kuliner khas Yogyakarga di Malioboro ini. Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah nasi kucing. Penamaan nasi kucing sendiri merujuk pada takarannya yang sedikit, jadi bukan makanan untuk kucing asli. Kuliner khas Yogyakarta ini bisa temukan dengan mudah di angkringan yang tersebar di wilayah Malioboro ini.
Selain hal diatas, berikut adalah beberapa objek wisata yang berada dekat kawasan malioboro :

1. Benteng Vredeburg
Tak jauh dari jalan Malioboro, Anda dapat menemukan Benteng Vredeburg di arah timur Yogyakarta. Benteng ini berada persis di depan gedung Agung. Boleh dikatakan, tampilan luar benteng ini lebih mirip seperti penjara. Sejak awal didirikan, arsitektur dan suasana sekitar benteng terlihat masih natural. Benteng ini sendiri didirikan tahun 1760 pada zaman penjajahan Belanda. Serta berdiri diatas tanah keraton Yogyakarta. Benteng ini dilengkapi juga dengan 4 menara yang bisa Anda kunjungi. Dan terdapat juga museum yang menyimpan diorama yang menggambarkan perjuangan Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaannya.

2. Pasar Beringharjo
Dari benteng Vredeburg, berjalan sedikit kesebelah utara Anda akan menemukan pasar Beringharjo. Pasar ini hanya berjarak 350 meter saja dari benteng. Pasar ini berdiri tahun 1758, atau dua tahun sebelum benteng Vredeburg berdiri. Anda bisa menemukan berbagai produk seperti camilan khas Yogyakarta, kaos oblong dan batik. Sangat cocok sekali untuk menguji skill menawar Anda.

3.Titik Nol
Di ujung jalan Malioboro, terdapat perempatan yang dinamakan sebagai titik nol. Tempat ini biasanya menjadi tempat berkumpul dan nongkrong kaum muda. Sering kali para ana kmuda menyajikan berbagai atraksi yang bisa menghibur pengunjung. Biasanya atraksi itu ditampilkan di malam hari.

4.Keraton Yogyakarta
Nama asli dari keraton inia dalah Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Lokasinya pun tak jauh dari titik nol. Keraton ini mempunyai pendopo dan pelataran yang luas. Juga dilengkapi dengan museum di dalam areal keraton. Anda bisa melihat berbagai koleksi di museum keraton seperti alat musik kuno, gamelan, dan benda pusaka lainnya. Itulah sedikit ulasan mengenai lokasi wisata Malioboro. Selanjutnya rencana liburan ada di tangan Anda. Selamat berkunjung dan menikmati suasana di Malioboro.

Share this:

MediaIklan


Ingin iklan Anda masuk di website ini? Silakan klik di sini

JOIN CONVERSATION

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran dari Anda. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.