Catatan Afiqi

"Lihatlah aktivitas air terjun yang selalu deras tiada henti, sederas kita dalam menuntut ilmu sampai mati." (Afiqie Fadhihansah)

Tak Harus Menunggu Tahun Baru

Sekarang sudah memasuki tahun 2014. Tulisan ini juga saya tulis persis satu jam setelah tahun 2014 dirayakan banyak orang di waktu Indonesia bagian barat. Banyak anak muda memanfaatkan momen tahun baru hanya untuk sekadar hura-hura, menyalakan petasan dan kembang api, dan lain sebagainya. Seakan-akan hanya membuang dan menghambur-hamburkan uang hanya untuk sekadar bersenang-senang selama satu hari atau bahkan hanya beberapa jam saja tanpa memikirkan orang yang sedang membutuhkan di sana.

Juga banyak sekali yang memanfaatkan momen tahun baru untuk berdoa serta berharap agar di tahun baru nanti akan lebih baik, lebih bijak dalam berfikir dan lain sebagainya. Tapi coba kita simak beberapa pemikiran berikut ini:
1. Seorang menunggu tahun baru untuk instrospeksi diri. Misal: "Kesalahanku di tahun sebelumnya semoga tidak terulang"
2. Seorang menunggu tahun baru untuk menjadi lebih baik. Misal: "Semoga di tahun baru ini semakin lebih baik"
3. Dan lain sebagainya.

Lantas yang menjadi pertanyaan adalah apakah kita memikirkan hal tersebut di setiap harinya? Bila tidak mengapa momen-momen positif untuk muhasabah diri tersebut hanya diucapkan dan dilaksanakan di tahun baru saja? Bukankah Allah SWT maha adil dengan tidak membeda-bedakan hari, karena pada hakikatnya semua hari adalah sama di mata Allah SWT, apalagi yang dirayakan adalah tahun barunya masehi, sedikit sekali yang mengetahui kapan tahun baru hijriyah. Inilah cerminan anak muda sekarang. Semoga tak akan ada euforia berlebihan menyambut tahun baru.

Setiap malam hari adalah waktu yang pas untuk muhasabah diri, dan setiap pagi hari adalah waktu yang pas untuk melakukan perubahan, tak harus menunggu tahun baru! Semoga bermanfaat :)

Share this:

MediaIklan


Ingin iklan Anda masuk di website ini? Silakan klik di sini

JOIN CONVERSATION

    Blogger Comment

0 komentar:

Poskan Komentar

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran dari Anda. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.