Catatan Afiqi

"Lihatlah aktivitas air terjun yang selalu deras tiada henti, sederas kita dalam menuntut ilmu sampai mati." (Afiqie Fadhihansah)

Orang Tuaku adalah Motivasiku

Entah apa yang ada di pikiranku saat ini, betapa nikmatnya yang diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya yang mau berusaha, berdoa, ikhtiar dan tawakal. Semua terasa cepat bak pesawat supersonik, aku yang dulu masih bergantung pada orang tua, kini harus bersiap untuk menemui kehidupan yang sebenarnya, kehidupan yang lebih dari kehidupan yang bergantung pada orang tua. Ya, karena aku ingin mandiri!


Kata orang-orang sekarang, hidup di usia kepala dua itu perjalanannya masih panjang. "Mumpung masih muda, dibuat enjoy aja", itu kata-kata yang sering aku dengar di kalangan teman-teman. Memang, aku adalah anak ragil, belum sesukses seperti kakak-kakakku. Kedua orang tuaku, yang hanya lulusan SMP, alhamdulillah bisa sukses untuk menuntaskan kedua anaknya, tinggal satu yang belum, yakni aku sendiri. Kedua orang tuaku tetap memberiku support, dan sabar menunggu anak ragilnya sukses kelak, yakni kelak memiliki maisyah dan istri solehah. Karena tinggal aku saja yang belum 'tuntas', masih perlu banyak belajar. Harapan itu pasti ada, tinggal bagaimana kita mau berusaha, itulah pesan ibuku, betapa sayangnya dia dengan anak ragilnya ini.
My Mother: "Kapan wisuda Le?" (Jawabnya lumayan susah: "Insya Allah 2014 nggih")
My Father: "Kuliaho sing tenan yo Le" (Nah, ini jawabnya agak gampang: "Nggih, Pa")
Begitu juga dengan kakak-kakakku. Kakakku pertama, namanya Selvi Lesmawati, seorang dokter gigi dan sudah membuka praktek di daerah Mojokerto, suaminya seorang TNI. Sedangkan kakakku kedua, Rini Dwi Andarwati, lulusan kesehatan masyarakat sekarang tinggal di Kalimantan Timur. Sedangkan aku? Sarjana saja belum, sepertinya masih jauh untuk menyempurnakan separuh agama. 
My Sisters: "Semangat ya dek!" (Apalagi ini, tinggal jawab: "Ok Mbak, sama-sama")
Kini aku yang masih merintis apa itu arti kesuksesan, bukan hanya sekadar gelar sarjana. Alhamdulillah aku dilahirkan memiliki dua kakak yang sampai saat ini tetap support, meski sekarang berada jauh di sana. Masih tetap memikirkan adiknya.

Orang tuaku adalah motivasiku, ketika kedua orang tuaku yang hanya lulusan SMP bisa sukses untuk menyekolahkan anaknya, giliran aku yang mudah-mudahan segera mendapat gelar sarjana, mau dibawa kemana istri dan anak-anakku kelak, akankah sesukses mereka, mudah-mudahan saja, semua orang tua pasti berfikir untuk bisa menyekolahkan anaknya hingga lebih sukses darinya. Target itu insya Allah tinggal menunggu waktu. Aamiin

Share this:

MediaIklan


Ingin iklan Anda masuk di website ini? Silakan klik di sini

JOIN CONVERSATION

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran dari Anda. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.